Blogger Medan

Blogger Medan, Antara Kesombongan dan Kesungguhan

Blogger Medan adalah komunitas blogger yang berdomisili di Medan dan sekitarnya. Ya, Blogger Medan memang harus diisi oleh blogger yang berdomisili di Medan. Hal ini diterapkan untuk meminimalisir menumpuknya anggota Blogger Medan, namun anggotanya tidak pernah bertemu dikarenakan tidak berdomisili di Medan. Karena Blogger Medan mempunyai agenda wajib bulanan seperti Diskusi Ringan Anak Medan (Durian) dan Kelas Blogger Medan, kelas yang berisikan pendalaman materi seputar dunia blogging.

Alhamdulillah setelah menikah dengan Mas Susanto yang juga anggota Blogger Medan pada Januari 2016, kami menetap di Medan, dan saya memutuskan untuk menjadi bagian dari Blogger Medan di tahun 2016.
Setelah mempunyai anak, akhirnya tahun 2018 saya memberanikan diri untuk memfokuskan blog pada niche parenting dan lifestyle blogger. Ya walaupun suka lama gak ngepost๐Ÿ˜… Udah lah ya, nanti jadi curhat mamak๐Ÿ˜†

Perdana ke Blog M di HUT Pertama, sebulan setelah nikah ni๐Ÿ˜
Bawa BlackForest, Tapi gak kebagian makannya. Hayo siapa aja yang ikutan makan we?๐Ÿ˜…

Bercerita tentang Blogger Medan, aku mau sedikit bercerita kenapa aku memutuskan untuk masuk Blogger Medan walaupun aku sudah berumah tangga dan mempunyai 2 anak.
Ya, aku ingin anak-anakku mempunyai kreatifitas yang tinggi, karakter yang kuat, literasi yang baik dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang baik. Tentunya aku gak bisa jadi ibu yang biasa-biasa saja dong ya. Aku juga harus punya sesuatu yang bisa dijadikan motivasi oleh anak-anak. Dengan segala kerempongan mamak-mamak dengan bisnis di rumah, aku paksakan diri untuk tetap produktif lewat blog dan youtube. Walaupun setahun sekali buat video๐Ÿ˜†

Partner NgeBlog, Partner Hidup, Partner Terbaikโค
Setelah menikah dan punya anak, kami memberanikan diri menjadi Blogger Parenting. Terimakasih pertner terbaikkuโค

Menulis sudah menjadi hobiku sejak 2010. Ya walaupun masih diawali dengan tulisan curhat. Namun kecintaan terhadap dunia blogging semakin meningkat setelah pernah memenangkan terbaik 5 Flash Blogging di Komunitas Sejuta Guru Ngeblog bersama Blogger Jakarta tahun 2015 kalau gak salah๐Ÿ˜… Alhamdulillah lumayan dapat Hp. Jadi tambah semangat, terntaya tulisan kita diapresiasi orang lain.

Dan yang bikin aku tetap ngeblog adalah, tulisan aku tentang lamaran dan pernikahan yang dibaca orang 600an kali dalam sehari dan dibagikan ratusan orang dalam sehari. Sumpah! Itu rasanya gak kebayang, betapa senangnya tulisan kita bisa diterima banyak orang๐Ÿ˜ญ Alhamdulillah jadi semakin semangat menulis๐Ÿ˜‡ Duh, kalau sekarang jangan ditanya, ntah kapan bisa buat konten begituan lagi, doain bisa semangat ya๐Ÿค—

 

Blogger Medan
Beberapa kali ada orang yang ingin masuk ke Blogger Medan tanya ke aku, “Kak, anak-anak Blogger Medan itu sombong-sombong ya?”. Tidak hanya 1 orang, namun lebih dari 2 orang.
Jujur, aku langsung jawab begini ke yang tanya “Emang kakak sombong ya dek?” langsung dia jawab “Enggak kak, maksud awak, anggota-anggota yang lain?”.

Teman-temanku semua, tidak ada seorangpun manusia yang pantas sombong di muka bumi ini. Setinggi apapun jabatan dan sebesar apapun gajinya. Sebab sifat sombong itu hanya Allah yang pantas memilikinya. Jadi, kalaupun memang ada orang sombong, apakah itu di komunitas Blogger Medan ataupun tidak, maka itu sebenarnya kesalahan pada pribadinya. Bukan komunitasnya.

No one knows everything, but everyone knows something

Intinya, gak perlu sombong, karena gak semua orang punya semua ilmu. Tapi setiap orang pasti punya sesuatu.

Alhamdulillah tahun ini saya bergabung menjadi tim pengurus Blogger Medan 2019. Beberapa kali di grup bahas tentang beberapa orang yang selalu mencari kesalahan Blogger Medan dengan berbagai fitnah, taukah teman-teman respon pengurus yang lain?
“Sudah, yang begitu gak perlu dibahas, kita fokus pada kegiatan dan program kita aja. Kita gak ngurusin orang yang nyari kesalahan kita, yang penting kita tunjukkan aja bahwasanya Blogger Medan itu memang pantas mendapatkan gelar komunitas berkelas dengan kegiatan-kegiatannya”.
MasyaAllah, mereka gak mau bahas siapakah itu orang yang berprasangka, apa tujuannya, apalagi untuk yang lain-lainnya.

Teman-teman, berkomunitas itu untuk mencari teman, bukan mencari lawan. Berkomunitaslah selayaknya kita manusia sosial yang saling membutuhkan. Mungkin kita expert dibidang yang satu, tapi tidak untuk disemua bidang. Maka, salinglah menghargai.
Mengenai kesombongan, jangan nilai orang dari pertemuan pertamamu terhadap orang lain. Karena tidak semua orang mempunyai ciri dan sifat yang sama.
Ada tipe orang yang memang tunggu disapa baru bicara, ada tipe orang sebenarnya dia mau bicara, cuma bingung mau mulai darimana, ada orang yang belum berani bicara karena merasa dirinya belum bisa apa-apa, atau ada pula orang yang punya masalah dibalik senyumnya, atau mungkin ada orang yang sedang menumpuk pekerjaan dan pikirannya sehingga malas berbicara, atau mungkin juga ia punya sifat yang pendiam, namun tetap ingin berada di komunitas.
Semua kemungkinan itu ada kawan. Positiflah, hargai teman kita dan sifatnya. Ta’aruflah, maka kita akan kenali mereka dan bersahabat dengan mereka.

Kesombongan yang kita lihat dari orang lain mungkin saja faktor ketidakdekatan kita akan seseorang. Ya namanya saja komunitas, sekumpulan banyak orang yang bergabung dikarenakan kesukaan yang sama.
Begitupun di Blogger Medan. Intinya jangan terlalu cepat menyimpulkan.
Blogger Medan ini diisi oleh orang-orang yang udah punya kesibukan dan pekerjaan masing-masing. Jadi wajar, jika sesama anggota jarang saling sapa, namun jika kita positif, yakinlah walau jarang saling sapa, semoga semua anggota blogger medan ini semua saling doa. Aamiin

Kesombongan?
Tidak! Yang dilihat orang lain itu bukan kesombongan. Namun itu adalah KESUNGGUHAN.

Kak Molly selalu bilang, kalau kita konsisten, InsyaAllah kita bakal menuai hasil yang baik. Berproses aja dulu, hasil belakangan.
Dan sekarang itulah yang sama-sama kita lihat. Bahwa sebenarnya, banyaknya orang-orang sukses dan keren di Blogger Medan itu bukan karena kesombongannya, melainkan Kesungguhannya.

Alhamdulillah gak pernah tuh merasa kakak abang hits kota Medan itu sombong, kak Molly sombong, Bang Wahyu sombong, Nesya sombong, kak Wandes sombong, dll. Gak pernah!
Yang ada malah aku melihat diriku yang masih berkutat dikemalasan, kurang manage waktu untuk nulis dan pekerjaan lainnya.

Kalau mereka aku lihat sih, TOTAL, Kadang lihat kesibukan dan kegigihan mereka buat konten buat aku malu masih dititik ini.

Masih menganggap orang gigih itu sombong? Mari tanya hati kita, mungkin kita yang punya rasa iri didalam hati. Mungkin kita yang kurang dekat dengan mereka.

Yuk, saatnya fokus pada karya! bukan pada Rasa! Apalagi rasa-rasa yang kurang berguna.

Ya, semoga tulisan ini kembali menyemangati aku untuk kembali menulis.
Kawan-kawan, kasih motivasi dong biar aku makin sering update tulisan…. ๐Ÿ˜„

Teruslah berjalan Blogger Medan, kami mencintaimu. โค

56 Comments

  • Fuji Astuty

    Wah… siapa bilang anggota-anggota Blogger Medan, sombong-sombong… yang pastinya orangnya baik-baik… apalagi yang punya blog ini, baik banget ramah, walaupun dia sudah punya anak, ramahnya makin saja, soal balas wa… insyaa Allah dibalas… hehe… saya jadi #curhat.

    mungkin pun sebentar lagi, blogger Medan punya regenerasi yaitu Blogger Medan kidz hehe

    emang benar banyak orang yang gimana gitu terhadap anak Blogger Medan… iya khan Jannah :D?

    • Nikmal

      Opp berarti Nusaibah ini yang bakal mempelopori Blogger Medan Kidz. Ga kebayang nanti Nusaibah dapet job content dari produk-produk anak, ngereview di blog pribadi sama IG Story-nya wkwkwkwk ๐Ÿ˜†

  • golilaunyu

    Ngomongin soal Blogger Medan yaaahhh,,,,

    Hmmmm agak flashback pertama kali gabung,,, waktu itu pas Durian di Binjai kalo ga salah….

    Kesanku pas ketemu abang/kakak blogger medan kayak “Waaaahhh,,,, gila aja.. Aku paling muda,,,aku paling imut disini,, sumpaahhh,,, excited beud dah” gitu.
    Itu dalam hati ngomongnya,,
    Eehhhh nyatanya,, aku malah malu-malu koocheng… Diem, sok kalem, sok keren, sok gendut (ehhh, ini udah!) alhasil dari 2015 sampe 2018 malah gaberani muncul ke komunitas saking malu-malu… Hadeeehhh,,,

    Dan kukira setelah aku sedikit mengusir diri dari komunitas, eehh tiba-tiba entah kesamber paan, jadi pen balik lagi…
    Alhasil nanya pendapat sama salah satu abang blogger yang pernah jabat jadi ketua (kita sebut bg fajar, hiyahiyahiya) dan intinya abangtu kayak bilang ‘udaaahh santuy aee,, kalem euy’

    Yaaahh akhirnya memberanikan diri ikut durian lagi waktu di Decoco Cafe.

    Sumpaahhh itu entah kenapa MASIH MALU-MALU KOOOCHEENG

    Tapi yaaa cuman sikit aja, abestu udah!!!
    Dahh alhasil ampe sekarang lah

    Wadoooohhh,,,,
    Kok curcol aku di blog orang, bukannya di blog sendiri

    Ahahahaha,,, maafkan hamba

    • Nikmal

      Gak usah takut Arya. Dulu aku juga sempat jarang gabung di Blog M karena sibuk sekolah dan lainnya. Walaupun masih dedek-dedek emesh tapi disini abang dan kakaknya baik-baik kok, ga kaya kakak kelas SMA yang mau UN

  • Isnaini Wulandari

    Iya kak, nanikla salah satu orang yang nanyak itu
    Itupun karena ada dengar pengalaman orang bersama blog m, padahal setelah dikenal lebih dekat gak kayak gitu kok

    Semacam nyesal awak pernah nanyak gitu wkwkwk

    • Jannah Tambunan

      Hahaha ketauan deh siapa yang nanya gitu..

      Alhamdulillah gak sombong2 kan dek, krna blm kenal makanya keknya pada diem semua.. Ya itu wajar sih, namanya juga gak kenal.

      Jangan patah semangat yaa, yok terus berkembang disini deek..

      • Nikmal

        Itulah, kedepannya kak nanik juga bisa dapet pelajaran kalo apa yang diomongin orang belum tentu benar. Ada baiknya langsung dikonformasi ke orangnya langsung, atau melihat dan merasakan sendiri gimana aslinya.

        Cocok kakak rasa?

  • Wily

    Si ibu ini paling aktif dimana mana, mulai dari foto, stori. Tetap aktif walaupun bawak anak dan suami.
    Blognya pun nulisnya cepat-cepat. Orangnya ramah kok, pas pertama aku ketemu di …vit. Tetap semangat ya.

    • Nikmal

      Betul kali memang yang dibilang kak Willy, kapan-kapan nulis tips supaya bisa produktif padahal tetap sibuk kaya gitu kak? Kasi juga tips-tips zaman kakak jadi mahasiswa yang bisa aktif berogranisasi sambil kuliah juga tetap lancar. Kadang awak keteteran juga.

  • Safit

    Itulah kenapa prasangka buruk harus di endapkan dan prasangka baik yang di banyakkan ya kan Kak Jan…
    Semangat terus menulis Kak maju terus Blogger Medan.

  • Lisdha

    thanks sharingnya mak jannah. sbg member baru memang kadang masih ada rasa kagok kalau mau ikut seru2an baik saat durian maupun chat di grup WA. palagi aku ada kendala dialek yg ga bisa medan-medan kali bah ^_^

    Tapi terimakasih buat temen2 blog M yang baik-baik. Terlihat sombong itu mungkin karena kitanya juga yg segan menyapa duluan ya kan hehehe

    • Jannah Tambunan

      Iya mak, aku member lama pun dlunya juga kadang begitu.. ๐Ÿ˜…

      Gpp kok mak, pelan2 pasti bakal bs akrab, kita emak2nya blogger medan pasti klop kalo ketemu, bisa banyam cerita nih biasanya mamak2๐Ÿ˜

    • Nikmal

      Gausah taku segan dan kagok-kagok kalo cakap-cakap sama anak Blog M. Cakapkan aja kak apa yang mau kakak cakapkan. Jangan ditahan-tahan, nanti ga bisa nyenyak kakak tidur kalo ditahan-tahan.

  • Desi

    Kemungkinan2 kenapa org ‘diam’ yg kkak tuliskan mungkin desi salah satunya. Hehehe
    Sepertinya gabung dengan komunitas Blog M, asyik ya kak?
    Terimakasih tulisannya sangat menginspirsi ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

  • Syaiful hadi pulungan

    Sudah selayaknya komunitas menjadi lilin-lilin kecil yg memberi kebermanfaatan untuk masyarakat luas kak jen seperti opini bung Hatta. Itu mengapa, komunitas juga perlu paham yakan kak jen soal “belajar berguna” atau “mengaku berguna.” mohon bimbingannya kak jen&mas santo hihi

  • Aizeindra Yoga

    Aku sombong gak ya? Tapi tiap orang kan beda memaknai kesombongan ya kan. Tinggal kita aja, yang dikatai sombong bagaimana mengambil sikap. Jika dari 100 orang yang ngatai sombong ke kita cuman 1, maka ada yang lain ama 1 orang itu. Bukan begitu?

    • Nikmal

      Atau bisa jadi mungkin perlakuan kita yang ke 1 orang itu berbeda, bang. Intinya kita harus intropeksi diri kita aja. Selalu berbuat baik sama orang lain juga. Ya kan kak jan?

      • Jannah Tambunan

        Iya dek, perlakuan ke orang berbeda itu pun wajar juga dek menurut kakak, krna setiap org tu beda juga cara komunikasinya..

        Kalau kita mau org masuk ke dunia kita, kita nya dlu sih masuk ke dunia org tu.. Begitu kalo motivator2 tu bilang..

      • Aizeindra Yoga

        sombong itu bukan punya manusia, kita hanya berlagak sombong, kalo sombong ama yang gak dikenal, makanya kenalan biar makan kue boong

        tiap orang punya perspektif masing masing, gak boleh kan memaksakan perspektif kita~

        • Jannah Tambunan

          Wkwkwk ecek ecek loh bang yog,

          Namanya sama org gak kenal, manalah pula ramah2, segan pun awak nyakapin.. Hehe
          Om yoga org nya jelas jelas aja kutengok, cocok mainkan, gak cocok bilang.

          Trus gayanya juga medan kali. Enjoy aja, hahaha itulah yang kulihat dr bg yoga.

          Ilmu blog banyak, tp kalo gak dikorek, diem bae, kadang suka merendah, padahal dah tinggi ilmunya. ๐Ÿ˜‡

          Semenjak sama kak ririn, lbh rapi, ๐Ÿ˜

          • Aizeindra Yoga

            hahaha iya tau kok becanda,

            ilmu blog yang mana, awak taunya yang pernah dishare di grup Blog M aja sejauh itu elmu standard standard ajanya

            perihal merendah, lebih baik merendah daripada meninggi, nanti jatuh sakit kali, kalo rendah jatuh masih bisa berdiri hehehe

            awak udah lama ngeblog belum berani main hosting, masih di custom domain, elmu buk jannahlah paling paten pake hosting hehehe

      • golilaunyu

        Ngomongin soal Blogger Medan yaaahhh,,,,

        Hmmmm agak flashback pertama kali gabung,,, waktu itu pas Durian di Binjai kalo ga salah….

        Kesanku pas ketemu abang/kakak blogger medan kayak “Waaaahhh,,,, gila aja.. Aku paling muda,,,aku paling imut disini,, sumpaahhh,,, excited beud dah” gitu.
        Itu dalam hati ngomongnya,,
        Eehhhh nyatanya,, aku malah malu-malu koocheng… Diem, sok kalem, sok keren, sok gendut (ehhh, ini udah!) alhasil dari 2015 sampe 2018 malah gaberani muncul ke komunitas saking malu-malu… Hadeeehhh,,,

        Dan kukira setelah aku sedikit mengusir diri dari komunitas, eehh tiba-tiba entah kesamber paan, jadi pen balik lagi…
        Alhasil nanya pendapat sama salah satu abang blogger yang pernah jabat jadi ketua (kita sebut bg fajar, hiyahiyahiya) dan intinya abangtu kayak bilang ‘udaaahh santuy aee,, kalem euy’

        Yaaahh akhirnya memberanikan diri ikut durian lagi waktu di Decoco Cafe.

        Sumpaahhh itu entah kenapa MASIH MALU-MALU KOOOCHEENG

        Tapi yaaa cuman sikit aja, abestu udah!!!
        Dahh alhasil ampe sekarang lah

        Wadoooohhh,,,,
        Kok curcol aku di blog orang, bukannya di blog sendiri

        Ahahahaha,,, maafkan hamba

  • Susanto

    Sudah selayaknya memang dalam berkomunitas semangat dan kesungguhan itu selalu ditunjukkan. Selain itu, perlu juga untuk selalu menjaga komunikasi dan menghindari buruk sangka agar harmonisasi selalu hadir bersama.

    Semangat nge Blog

  • Haloiyik

    Haloo Kak Jannah.. terasa bgt ih jadi kenyang dan puas baca blogpost ini yak. Khas mamak2 yg sungguh2 ๐Ÿ˜ salut ih. Salam keluarga Blogger Medan ya, kak.

    • jannahta

      Jujur ni ya dek, awal kk mikir, “Ih, si nikmal ini orangnya rame ini keknya, bisa masuk ke segala arah”.

      Wwkwkkw dan ternyata betul, dikau ramah dan bocor besar keliling dek.. Haha

      Seruuu dikau seru nikmal๐Ÿ˜

      • Nikmal

        Betul ini kan kak? Gak peres-peres ini kan?

        Aku juga suka ngobrol sama kakak, sikit-sikit ilmunya bisa aku curi dan kuserap untuk bekal hidup berumah tangga~ eaaak

        • Jannah Tambunan

          Eaaaakk… Keknya ada yang mau cepat-cepat nih… Wkwkwk…

          Ngomong-ngomong peres-peres itu maksudnya apa ya? ๐Ÿ™„

          Teros ko masukkan kalimat anakmuda dek.. Apalah dayaku yang taunya rerimpangan..๐Ÿ˜

              • Nikmal

                Itulah mamak-mamak ini ya kan, nanti kalo masak santan diaduk terus kak, jangan sampe pecah santannya.

                Kan ga lucu awak jadi pecah sama pasangan awak gara-gara gulenya ga enak karena santannya ga pecah. Jangan sampeklah ya kak.

  • Faizah ja'far

    Buat apa sombong tak berfaedah lebih baik berpikir positif dan lebih kreatif, semoga saling memotivasi, terima kasih blogger medan banyak ilmu yg didapat, terus rindu durian, semoga bisa balek medan huhuhh

  • Sakinah Annisa Mariz

    Yang pasti, hati adalah cerminan diri. Bagaimana cara kita melihat orang lain, pada saat itu juga kita memandang diri kita sendiri. Hati yang dipenuhi kebencian, akan memandang segala sesuatunya dengan penuh benci. Lihat orang senyum, dia benci. Lihat orang diam saja, dia benci. Bahkan lihat orang benci, dia benci. Hahaha, demikianlah edisi sok bijak dariku. Entah siapapun oknum yang disebut di atas, pastinya selama masih ada cinta kasih dan kebaikan, kebencian akan selalu kalah dari ketulusan. Teruslah menebar manfaat kakakku.

    • jannahta

      Iya kak kin, dari dulu aku selalu doktrin ke diri sendiri bahwa memaafkan itu adalah hal yang mulia, siapapun pernah salah, jangan pernah benci sama seseorang yang mungkin pernah menyakiti kita. Kalau kita bisa memaafkan kesalahan org lain, hati kita lapang dan adem aja ya kan..

      Aku juga selalu berusaha positif thinking terhadap semua orang. Jadikan setiap orang itu motivasi. Karena setiap orang pasti punya kelebihan๐Ÿ˜‡๐Ÿค—๐Ÿ˜

      Kak kina juga selalu inspiratif, selalu menyibukkan diri di dunia literasi. Saluuttt๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *