Parenting

Agar ASI tetap lancar

Assalamualaikum.. Hai bunda para #pejuangASI, semoga tetap semangat ya dalam mengASIhi.

Cerita tentang ASI, gak ada habisnya ya bun. Jika kita tahu betapa baiknya manfaat ASI untuk anak, segala cara kita lakukan agar asi tetap lancar tanpa macet.

Karena pada prakteknya, masih banyak ibu-ibu yang menyepelekan manfaat ASI untuk tumbuh kembang anak.

Bahkan saya dengar langsung dari beberapa teman, bahwa ia tidak memberikan ASI pada anaknya karena ASI nya tidak keluar.

Alhamdulillah, bebeapa kali saya berkesempatan diskusi dengan beberpa bidan mengenai tidak keluarnya ASI. Dan mereka mengatakan bahwa TIDAK ADA ASI YANG TIDAK BISA KELUAR. Mereka mengatakan bahwa ASI itu pasti akan keluar, karena semakin dihisap anak, maka akan semakin keluar ASI kita. Kuncinya adalah kudu telaten dan sabar.

Sebelumnya, saya akan sharing “Kenapa sih ASI itu penting dan harus diperjuangkan?

Menurut wikipedia, Air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. Air susu ibu pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.

Bila ibu tidak dapat menyusui anaknya, harus digantikan oleh air susu dari orang lain atau susu formula khusus. Susu sapi tidak cocok untuk bayi sebelum berusia 1 tahun.

Nah, bahaya ya bun jika kita sembarangan memberikan sufor kepada bayi. Rentan alergi dan gangguan pencernaan. Jadinya anak gampang rewel dan nangis. Jadi apapun ceritanya, ASI adalah makanan terbaik, dan kita kudu sekuat tenaga memperjuangkan agar anak hanya minum ASI setidaknya sampai 6 bulan. Untuk kemudian akan ada istilah MPASI alias Makanan Pendamping ASI. nah, garis bawahi ya bun, pendamping ASI . Jadi makanan utamanya tetap ASI, yang lain hanya tambahan sebagai pendamping.

Alhamdulillah, saya mempunyai 2 batita (bayi dibawah tiga tahun) dan keduanya InsyaAllah ASI ekslusif. Bersyukur sekali Allah berikan kemudahan dalam mengASIhi kedua anak saya ini. Bahkan kadang sampai banjir-banjir. Alhamdulillah…

Nah, saya punya sedikit tips agar ASI tetap banyak:

  1. Buat diri kita bahagia. Menurut Hellosehat.com, kondisi psikologis ibu juga berperan dalam produksi ASI. Ketika Ibu mengalami stres secara psikologis, ibu akan menghasilkan hormon stress yang membuat produksi ASI menjadi berkurang. Penyebab stress bisa bermacam-macam, kebanyakan disebabkan oleh faktor dari luar seperti sikap tidak mendukung dari orang lain terhadap menyusui dan justru menyarankan untuk memberikan susu formula. Kasih sayang dari keluarga juga dibutuhkan untuk mengurangi stress. Kondisi seperti baby blues dan depresi pasca melahirkan (postpartum depression) juga sangat berpengaruh terhadap produksi ASI. So, yang buat diri kita bahagia itu diri kita sendiri bun, bukan orang lain. Enjoy aja, nikmati masa-masa indah repotnya punya baby.
  2. Sering menyusui bayi. Semakin sering menyusi bayi, maka semakin banyak prolaktin yang akan menghasilkan banyaknya ASI. Nah, kidu sabar ya bun..
  3. Pijat punggung dan payudara, nah untuk point ini bunda dapat lihat di google bagaimana cara pijat punggung dan payudara yang baik dan benar. Biasanya pijat punggung itu akan efektif bila dilakukan sama pak suami. Hehe
  4. Makan makanan sehat. Dengan banyaknya mengonsumsi makanan sehat, InsyaAllah ASI akan melimpah.

Kesimpulan dari saya, mengASIhi itu hal yang paling gampang bun, dibandingkan ngasi susu formula. Soalnya tinggal buka dikit, jos ke anak. 😅

Dan tentunya khasiatnya gak diragukan lagi ya bun… Gak akan pernah buat alergi anak dan rasanya semua anak pasti suka. Dari Allah loh ASI ini bun..

2 Comments

Tinggalkan Balasan ke Li Partic Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *